Perbedaan UMR, UMP & UMK

TAHUN 1997

Kita sudah lama mengenal istilah UMR (Upah Minimum Regional), entah sejak kapan istilah UMR digunakan, namun jika dilakukan pencarian peraturan pada sipuu.setkab.go.id dari tahun 1945 s.d. 2016, istilah Upah Minimum Regional  mulai muncul pada Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 1997.


TAHUN 1999

Pada Peraturan Menteri Tenaga Kerja Nomor : PER-01/MEN/1999 tentang Upah Minimum, istilah UMR pada Pasal 1 dibagi menjadi 4 :

  • Upah Minimum Regional Tingkat I untuk selanjutnya disebut UMR Tk.I adalah upah minimum yang berlaku di satu propinsi;
  • Upah Minimum Regional Tingkat II untuk selanjutnya disebut UMR Tk.II adalah upah minimum yang berlaku di daerah Kabupaten/Kotamadya atau menurut wilayah pembangunan ekonomi daerah atau karena kekhususan wilayah tertentu;
  • Upah Minimum Sektoral Regional Tingkat I untuk selanjutnya disebut UMSR Tk.I adalah upah minimum yang berlaku secara sektoral di satu propinsi;
  • Upah Minimum Sektoral Regional Tingkat II untuk selanjutnya disebut UMSR Tk.II adalah upah minimum yang berlaku secara sektoral di daerah Kabupaten/Kotamadya atau menurut wilayah pembangunan ekonomi daerah atau karena kekhususan wilayah tertentu.

Selengkapnya bisa dilihat di website Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Kependudukan Provinsi Jawa Timur (http://disnakertransduk.jatimprov.go.id) : Disini


Tahun 2000

Terbit Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi R.I. Nomor : KEP-226/MEN/2000 tentang Perubahan Pasal 1, Pasal 3, Pasal 4, Pasal 8, Pasal 11, Pasal 20 dan Pasal 21 Peraturan Menteri Tenaga Kerja Nomor : PER-01/MEN/1999 tentang Upah Minimum.

Penulisan dan penyebutan istilah dalam Peraturan Menteri Tenaga Kerja No.Per-01/MEN/1999 yaitu :
Istilah “Upah Minimum Regional tingkat I (UMR Tk.I)” diubah menjadi “Upah Minimum Propinsi”. Istilah “Upah Minimum Regional Tingkat II (UMR Tk.II)” diubah menjadi “Upah Minimum Kabupaten/Kota”. Istilah “Upah Minimum Sektoral Regional Tingkat I (UMSR Tk.I)” diubah menjadi “Upah Minimum Sektoral Propinsi (UMS Propinsi) dan istilah “Upah Minimum Sektoral Regional Tingkat II (UMSR Tk.II)” diubah menjadi “Upah Minimum Sektoral Kabupaten/kota (UMS Kabupaten/Kota)”.

Pengertian masing-masing istilah baru tersebut adalah sebagai berikut :

  • Upah Minimum Propinsi adalah Upah Minimum yang berlaku untuk seluruh Kabupaten/Kota di satu Propinsi;
  • Upah Minimum Kabupaten/Kota adalah Upah Minimum yang berlaku di Daerah Kabupaten/Kota;
  • Upah Minimum Sektoral Propinsi (UMS Propinsi) adalah Upah Minimum yang berlaku secara sektoral di seluruh Kabupaten/Kota di satu Propinsi;
  • Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota (UMS Kabupaten/Kota) adalah Upah Minimum yang berlaku secara Sektoral di Daerah Kabupaten/Kota.

Selengkapnya bisa dilihat di website Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Kependudukan Provinsi Jawa Timur (http://disnakertransduk.jatimprov.go.id) : Disini


Tahun 2013

Terbit Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor 7 Tahun 2013 Tentang Upah Minimum.

Perbedaan UMR, UMP & UMK

Selengkapnya bisa dilihat di web peraturan.go.id : disini


KESIMPULAN

Sejak tahun 2000 ternyata istilah UMR sudah dirubah menjadi UMP & UMK, jadi sebenarnya kurang tepat jika saat ini kita masih menyebut UMR, seharusnya UMP atau UMK.

& Istilah lain yang harus diketahui adalah UMSP & UMSK.

Leave a Reply