Insentif Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (PMK No. 17 Tahun 2015)

PMK Insentif Direktorat Jenderal Bea dan Cukai

Jika Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) berhasil melampaui target penerimaan cukai yang telah ditetapkan, maka DJBC akan diberikan Insentif (Pencapaian Kinerja di Bidang Cukai diukur berdasarkan data realisasi Penerimaan Cukai yang sudah diaudit oleh BPK sebagaimana tertuang dalam Laporan Keuangan Pemerintah Pusat untuk tahun anggaran berkenaan [Pasal 3])

*Itu berarti jika DJBC tidak berhasil mencapai/melampaui target penerimaan cukai yang telah ditetapkan, maka Insentif tidak akan diberikan.

Insentif dapat dimanfaatkan untuk (Pasal 5) :

  1. Meningkatkan kinerja Kantor (evaluasi kebijakan teknis di bidang cukai, peningkatan kualitas pelayanan di bidang cukai, pengawasan peredaran barang kena cukai dan/atau Kegiatan lain yang dapat mendukung kelancaran pelaksanaan tugas DJBC dalam rangka meningkatkan penerimaan di bidang cukai);
  2. Meningkatkan kesejahteraan pegawai (Maksimal Besaran Insentif untuk kesejahteraan pegawai adalah satu kali gaji pokok dan satu kali Tunjangan Kinerja pada tahun berkenaan).

Selengkapnya (PMK Nomor 17/PMK.02/2015 tanggal 28 Januari 2015) : http://www.jdih.kemenkeu.go.id/fullText/2015/17~PMK.02~2015Per.PDF

Leave a Reply